Fakta Sidang Pembacaan Pledoi Kasus Narkoba Vanessa Angel, Diwarnai Tangis, Akui Bersalah Soal Ini

Vanessa Angel kembali menjalani sidang terkait kasus narkoba yang menjeratnya. Sidang lanjutan tersebut digelar pada Senin (26/10/2020) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Sidang kali ini beragendakan pembacaan pledoi.

Vanessa Angel sendiri dituntut enam bulan penjara terkait kasus narkoba. Tuntutan tersebut diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Lagi lagi Bibi Ardiansyah dengan setia menemani sang istri.

Ia pun menggendong sang anak, Gala Sky Andriansyah, yang ikut ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Air mata Vanessa dan Bibi Ardiansyah tak terbendung kala membacakan pledoi. Mereka berharap agar Vanessa Angel tak dipisahkan dari anaknya.

Berikut deretan fakta seputar sidang pembacaan pledoi kasus narkoba Vanessa Angel. Hujan tangis iringi pembacaan pledoi yang dilakukanVanessa Angel Vanessa dan sang suami,Bibi Ardiansyahmenangis di dalam ruang sidang.

Sejak awal pembacaan pledoi, Vanessa sudah tidak bisa menahan kesedihannya. Ia menangis sembari membacakan pledoi yang ia tulis sendiri. "Kepada yang mulia izin saya menyampaikan pledoi saya. Ini bukan pembelaan melainkan rintihan hati saya," kayaVanessa Angeldengan nada suara bergetar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (26/10/2020). Dalam pledoinya, Vanessa mengaku sedih karena kasus hukum yang menjeratnya saat ini berdampak pada keluarganya.

Mendengar ucapan istrinya, Bibi tak kuasa menahan air matanya dan menangis di ruang sidang. Sesaat suan ruang sidang menjadi penuh isak tangis saat keduanya menangis bersamaan. Sebelum persidangan,Bibi Ardiansyahyang setia menemaniVanessa Angelterlihat gelisah di dalam ruang sidang.

Beberapa kali ia keluar masuk ruang sidang dan raut wajahnya terlihat khawatir. Beberapa kali juga ia terlihat melamun saat menanti kehadiran majelis hakim. Usai persidangan Bibi mengaku letih usai menangis sepanjang sidang dan tak bisa memberikan banyak statemen kepada awak media. Ia juga mengakui kesalahan lantaran apa yang ia lakukan saat menebus obat di Surabaya tanpa memberikan resep dokter.

"Saya mengakui kesalahan saya bahwa ketika menebus obat di Surabaya resep dokter saya tidak diambil pihak apotik," kata Vanessa. "Saya tidak ada niat jahat saya hanya mengonsumsi obat untuk mengatasi rasa cemas saya," beber Vanessa. Jelang agenda sidang hari ini, Vanessa mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan awalan pledoi yang ia tulis tangan dalam beberapa lembar kertas.

Dalam unggahan Instagram story tersebut Vanessa berharap ada keadilan dalam kasus yang menjeratnya saat ini. "Bismillah untuk pledoi hari ini, semoga masih ada pintu kebaikan untukku & bayiku. YaAllah," tulis Vanessa Angel, Senin (26/10/2020). Bibi Ardiansyah tak kuasa menahan air matanya saat sang istri,Vanessa Angelmembacakan pledoinya hari ini.

Bibi mengaku tak kuat melihat istrinya menangis saat membacakan pledoi di hadapan majelis hakim. "Gua nggak kuat bro," kataBibi Ardiansyahusai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (26/10/2020). Bibi berharap putusan majelis hakim tak memisahkan Vanessa dengan putranya yang masih berusia tiga bulan. Ia merasa kasihan pada Vanessa yang harus menanggung malu atas kasus kasus yang menimpanya.

"Gua berharap istri sama anak gua nggak dipishakan. Gua berharap Vanessa dan Gala bareng terus," ujar Bibi. "Gua berharap yang terbaik. Kasihan juga si Vanes. Malu dia, kasihan, sedih," bebernya. Alasan Membeli Xanax Sembari menangis Vanessa membeberkan kondisi fisiknya yang membuat dirinya harus mengonsumsi xanax.

Sebelum itu ia lebih dulu menjelaskan pada majelis hakim bawa ia tak ada niat melakukan tindakan penyalahgunaan psikotropika. "Bapak hakim yang saya muliakan, saya merasa sangat sedih atas kasus hukum saya ini. Saya tidak pernah ada niat jahat yang mulia, saya tidak pernah menyalahgunakan obat tersebut," kataVanessa Angeldi Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (26/10/2020). Vanessa menegaskan bahwa dirinya mengonsumsi xanax berdasarkan resep dokter yang sudah ia konsultasikan lebih dulu.

"Saya mengonsumsi obat tersebut berdasarkan resep dokter," terangnya. Ibu satu anak itu mengaku bahwa badannya akan terganggu bila tak mengonsumsi xanax. Ia bisa mengalami gangguan kecemasan yang berpengaruh pada fisiknya. "Karena gangguan kecemasan yang saya alami membuat saya tidak bisa tidur, asam lambung, rambut rontok, tangan selalu basah dan gangguan emosi yang berubah berubah," jelas Vanessa.

Dalam pembacaan pledoi hari ini, tak hanya Vanessa yang berderai air mata selama pembacaan pledoi. Suaminya,Bibi Ardiansyahturut menangis di persidangan. Bibi yang sejak sebelum sidang dimulai sudah gelisah tak kuasa menahan air matanya dan pecah saat istrinya masih membacakan pledoi. Pledoi yang disampaikan Vanessa merupakan respon dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Vanessa selama 6 bulan penjara.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.